Senin, 01 Oktober 2012

PANTAI SIUNG


PANORAMA ALAM YANG MEMPESONA


Pantai ini terletak di kab.Gunung Kidul , Yogyakarta yang merupakan salah 1 dari deretan objek wisata pantai di Gunung Kidul. Untuk bisa mencapai lokasi ini teman – teman hanya dapat menempuhnya dengan transportasi darat saja. Perjalanan ke lokasi ini dapat ditempuh ± 150 menit dari kota Yogyakarta dengan jarak tempuh sekitar ± 70km atau 30 menit dari pantai Baron. Selain keindahan patai siung, anda akan disajikan dengan pemandangan alam berupa lembah dan bukit yang akan menyegarkan pandangan anda selama  dalam perjalanan. Ya,, hal ini karena daerah ini terkenala dengan sebutan daerah 1000 bukit. Saya sarankan untuk teman – teman yang mau kesana, sebaiknya menggunakan kendaraan yang fit/jreng atau bahkan diservis terlebih dahulu. Ini sangat saya sarankan mengingat setelah piyungan jalan akan berupa tanjakan dan turunan serta banyaknya tikungan – tikungan tajam yang masih belum ada rambu – rambunya. Gunakan perlengkapan berkendara anda sepeti jaket, helm, sepatu selalu taati rambu – rambu lalu lintas dan selalu berhati – hatilah salama dalam perjalanan. Karena keindahan pantai siung sudah menanti anda.


Inilah keindahalam alam yang disajikan saat saya mengunjungi pantai siung. Hamparan pasir putih yang bersih dan gulungan ombak yang saling bergantian membuat saya begitu menikmati panti ini. Tidak hanya itu saja, pohon – pohon dan tebing – tebing juga disajikan oleh pantai ini.  Saya tidak sabar untuk langsung mendekat ke bibir pantai untuk merasakan asinnya air laut,,asin banget malah,hehe. Ternyata disana saya bisa mandi, bermain di karang – karang yang sangat dangkal, dan bahkan saya bisa menangkap ikan yang terjebak diantara karang – karang tersebut. Kalau anda capek atau lapar, tenang saja!! Disana akan banyak penjual makanan ringan dan berat. Anda juga dapat menyewa tikar untuk istirahat dan menikmati segarnya kelapa muda dengan harga ± Rp. 5.000/ porsi. Untuk yang mau makan siang setahu saya disana ada nasi rames, bakso, mie ayam, indomie rebus/goreng, nasi goreng (kisaran harga Rp.5000 – Rp10.000)dan kalau anda beruntung pas ada nelayan menepi, teman – teman dapat membeli ikan segar yang langsung dapat anda nikmati dengan membayar koki ± Rp. 10.000, luar biasa bukan. Pantai ini akan ramai saat weekend (sabtu-minggu) dan hari libur.


Siung, versi MAPALA..(jalur panjat)


Ini adalah yang ketiga kalinya saya berkunjung ke sini, ‘ndak bosan apa?’. “mana mungkin orang kesini bosan, termasuk saya!!hehe”.  Saya beserta teman – teman kemarin baru saja ke pantai ini lagi, namun tujuan utama kami kemari bukan untuk wisata atau sekedar jalan – jalan saja. kami dan teman – teman mencoba menikmati keindahan panorama pantai ini dari sudut yang berbeda karena kami adalah pecinta alam dari Geodesi UGM (GEODIPA). Kami memilih untuk kesini karena kami ingin melakukan salah satu kegiatan alam yaitu panjat tebing (Climbing). Kami biasa berangkat sabtu sore dab kemudian bermalam di pantai sambil menikmati angin malam. Anda dapat mendirikan tenda disana sambil membuat ampi unggun. Kita tidak dipungut biaya apapun disini kecuali menggunakan fasilitas air bersih yang disediakan oleh warga setempat. Dilokasi ini terdapat banyak sekali jalur panjat yang dapat anda coba sensasinya. Lebih dari 100 jalur panjat terdapat di sini. Bagi kami mapala keindahan pantai siung belum seberapa dibandingkan dengan keindahan alam yang ada akan kita nikmati dari ketinggian ini. Anda dapat mencapai lokasi ini dengan berjalan 10 menit kearah tebing (barat) yang berada di sebelah kanan pantai ini. Buat teman – teman pecinta alam dari seluruh dunia, tidak ada salahnya kalau anda mencoba untuk menjajaki jalur panjat yang ada.anda dapat mencoba sensasi runner to runner, batu tembus dll. Buat anda yang lagi pemula saya kira anda dapat berlatih disini juga. Karena tersedia dari jalur yang mudah sampai dengan yang exspert  Dan salah satu tebing terkenal disini adalah tebing kuda laut. 

 gambar tebing kuda laut

 dapat kita lihat bahwa terdapat batu karang yang menyerupai kuda laut.

 pemandangan dari tempat panjat tebing

Menurut info yang saya dapatkan, mengapa dinamai dengan tebing kuda laut, karena diatas tebing ini terdapat batu karang yang menyerupai kuda laut. Ini gambar yang sempat saya ambil ketika disana. Bagaimana teman – teman di belaha bumi manapun, pasti tertarik bukan untuk segera mengunjungi tempat ini. Jangan lupa membawa keluarga atau rekan kerja ya, tenang aja disini parkir luas, motor, mobil, bus kecil – bus besar muat deh pokoknya.
Oya... pesan saya kalau anda berkunjung kepantai ini, selalu jaga kebersihan, dan cintailah alam seperti alam mencintai anda.(w_8 present)